jump to navigation

kegiatan

Beberapa kegiatan publik yang sampai tahun 2008 dapat terselenggara; 

Tahun 2005, bekerjasama dengan Laboratorium Sosiologi FISIP UNSOED Purwokerto kami menggelar Diskusi Publik dengan tema, “CakNur In Memoriam; Menelisik Buah Pikir Sang Neo-Modernis”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya cendekiawan muslim, Dr. Nurcholish Madjid. Kegiatan ini dimeriahkan oleh lebih dari 100 peserta.

Pada tahun yang sama, bekerjasama dengan Jaringan Islam Liberal (JIL) Jakarta, kami menggelar Diskusi Publik dan Buka Bersama dengan tajuk, “Revitalisasi Agama untuk Kemanusiaan”. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka usaha kritik terhadap pendangkalan agama melalui da’i-da’i media, wisata religius dan semacamnya. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 170 peserta, baik dari ormas mahasiswa, ormas Islam, LSM dan umum.

Sedangkan pada tahun 2006, kami menggelar kegiatan “Tafakur Bencana; Skeptisisme terhadap Rasionalisme Manusia”. Kegiatan tersebut diselenggarakan terkait dengan trend bencana alam yang terus menerus terjadi di Tanah Air. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 100 peserta. Bertempat di Aula FISIP UNSOED.

Pada tahun yang sama, kami menggelar “Workshop Creative Writing”. Kegiatan ini untuk membekali mahasiswa dalam konteks dunia tulis-menulis yang semakin hari kian menipis peminatnya. Berangkat dari pijakan, bahwa tulisan mempunyai nilai strategis dalam melakukan perjuangan atau inisiasi ide. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 100 peserta. Bertempat di Gedung Administrasi, Ruang Seminar, UNSOED Purwokerto.

Di tahun 2007 kami mengalami kelesuan. Dan di tahun tersebut kami akhirnya melakukan evaluasi gerakan dan akhirnya proses revitalisasi organisasi dapat kami wujudkan.

Kemudian pada tahun 2008, tepatnya tanggal 17 Januari, kami menggelar Diskusi Publik dengan tajuk, “Menyemai Toleransi, Merajut Kebersamaan di Ruang Publik”. Tema ini merupakan bentuk refleksi dari silang sengketa isu aliran sesat yang beberapa waktu yang lalu memanas. Tujuan kegiatan tersebut yakni memfasilitasi dialog antar-ormas Islam yang mengklaim benar dan memfatwa sesat. Dalam kegiatan tersebut sedikitnya empat ormas kami undang sebagai pembicara; JIL, MUI Kab. Banyumas, HTI Purwokerto, dan Ahmadiyah Bandung serta satu pembicara dari akademisi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan berkat kerjasama yang baik antara kami dengan Laboratorium Sosiologi FISIP UNSOED, dan didukung oleh, Jaringan Islam Liberal (JIL), Populist Intitute (PI), dan PMII Komsat Soedirman. Kegiatan tersebut sedikitnya dihadiri oleh 250 peserta yang bertempat di Pendopo Baru Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UNSOED.

Selain melalui kegiatan publik, kami juga melakukan pemberdayaan berbasis penguatan ide pada level mahasiswa. Usaha tersebut berjalan dengan cukup tersendat. Meskipun demikian, usaha pemberdayaan tetap kami kerjakan sebagai agenda utama.

Komentar»

No comments yet — be the first.